Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan desain pembelajaran yang berbasis perencanaan, efektif, dan efisien. Ustadz mungkin bisa memasukkan desain model ke dalam proses pembelajarannya seiring dengan kemajuan teknologi informasi. Ketika mengadopsi paradigma pembelajaran model Assure, pengajar juga harus mampu mengembangkan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Paradigma pembelajaran fikih melalui model Assure dijelaskan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa dengan mengidentifikasi karakteristik santri, gaya belajar, pemilihan teknik, media, dan bahan ajar yang tepat, serta melibatkan santri secara aktif dalam pembelajaran, penggunaan model Assure untuk kajian fiqh dapat meningkatkan variabilitas pembelajaran dan keterampilan berpikir kritis santri.


 


Kata Kunci: Pembelajaran Fiqh, Model Assure, Berfikir Kritis.