Keanekaragaman Makrozoobentos pada Ekosistem Air Tawar Lentik di Desa Gumulan Kecamatan Kesamben
DOI:
https://doi.org/10.32764/epic.v5i3.991Keywords:
keanekaragaman; ekosistem, air tawar, lentik, makrozoobentosAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi keanekaragaman makrozoobentos, hasil pengukuran faktor abiotik dan indeks keanekaragaman makrozoobentos pada ekosistem air tawar lentik di Desa Gumulan Kecamatan Kesamben. Penelitian dengan menggunakan metode survei lokasi dengan 3 stasiun di setiap ekosistem air tawar lentik. Penentuan titik pengambilan sampel ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling pada 3 stasiun dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Total spesies yang ditemukan pada ekosistem air tawar lentik yaitu 10 spesies diantaranya Pomacea speciosa, Assasin snail, Tarabia granifera, Macrobrachium formosense, Notonectidae, Tryonia clathrata, Lymnaeidae, Rabbit snail, Dytiscus marginalis, Gerris marginatus, yang dominan adalah Filum Mollusca yaitu spesies Tarebia granifera. Faktor abiotik pada ekosistem air tawar lentik pada stasiun 1 suhu rata-rata 29,5ºC dan rata-rata pH 7,5, stasiun 2 suhu rata-rata 28,4ºC dan rata-rata pH 7,1 dan stasiun 3 suhu rata-rata 29,3ºC dan rata-rata pH 7,8. Indeks keanekaragaman (H’) makrozoobentos pada ekosistem air tawar lentik berdasarkan rumus Shannon Weinner hasil dari stasiun 1 yaitu 1,47 (sedang), hasil stasiun 2 yaitu 1,56 (sedang) dan hasil stasiun 3 yaitu 1,01 (sedang).
References
Azizah, L. A. (2021). Keanekaragaman Makrozoobentos Di Sungai Ngrowo Kabupaten Tulungagung.
Barus, T. A. (2020). Limnologi. Makassar: Percetakan CV. Nas Media Pustaka.
Fachrul, M. F. 2012. Metode Sampling Bioekologi. Bumi Aksara, Jakarta.
Fitri, H. (2016). Tingkat Keanekaragaman Hewan Invertebrata Filum Porifera Di Gili Nanggu Desa Tawun Sekotong Lombok Barat Tahun 2016.
Hasna, I. N. (2021). Analisis Kualitas Perairan Sungai Brantas Di Tulungagung Dengan Metode Biomonitoring Sebagai Buku Petunjuk Praktikum Mata Kuliah Ekologi.
Jannah, N. F. (2021). Struktur Komunitas Makrozoobentos Epifauna Di Ekosistem Mangrove Sekitar Muara Sungai Salo Kuri Lompo Desa Nisombalia Kecamatan Marusu Kabupaten Maros.
Kamaluddin, A., Winarno, G. D., & Dewi, B. S. (2019). Keanekaragaman Jenis Avifauna Di Pusat Latihan Gajah (Plg) Taman Nasional Way Kambas (Diversity Of Avifauna At The Elephant Training Center Way Kambas National Park). Jurnal Sylva Lestari, 7(1), 10-21.
Latuconsina, H. (2019). Ekologi Perairan Tropis: Prinsip Dasar Pengelolaan Sumber Daya Hayati Perairan. Ugm Press.
Mokodompit, R., Kandowangko, N. Y., & Hamidun, M. S. (2022). Keanekaragaman Tumbuhan Di Kampus Universitas Negeri Gorontalo Kecamatan Tilong Kabila Kabupaten Bone Bolango. Biosfer: Jurnal Biologi Dan Pendidikan Biologi, 7(1), 75-80.
Rahman, F. N. (2022). Diversitas Makrozoobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Di Sekitar Centre Point Of Indonesia (Cpi)= Macrozoobentos Diversity As A Bioindicator Of Water Quality Around The Center Point Of Indonesia (Cpi).
Rompegading, A. B., & Ramli, D. W. (2022). Zoologi Invertebrata Berbasis Qr Code.
Sirza, L. J., Purnama, M. F., & Anwar, K. (2020). Invasive Status Of Tarebia Granifera Based On Density Of Population In River Of Gunung Sejuk Village, South Buton Regency. Aquasains, 9(1), 875-880.
Yufika, M. (2022). Pengembangan Video Pembelajaran Melalui Studi Keanekaragaman Kelas Pisces Di Perairan Pematang Kuala Teluk Mengkudu.