Implementasi Load Balancing PCC dan Failover Recursive Gateway pada Jaringan Mikro Provider
DOI:
https://doi.org/10.32764/epic.v8i3.1837Keywords:
failover; load balancing; mikro provider; per connection classifier; recursive gatewayAbstract
Jaringan mikro provider (RT/RW Net) menjadi tulang punggung akses internet bagi komunitas lokal, namun ketergantungan pada satu jalur koneksi internet (single WAN) menyebabkan layanan terhenti total saat terjadi gangguan tanpa mekanisme pengalihan otomatis. Berdasarkan catatan operasional Network Operation Center (NOC) periode Januari-Maret 2025, jaringan yang menjadi objek penelitian mengalami rata-rata tiga gangguan per bulan dengan durasi dua hingga enam jam akibat putusnya kabel serat optik pada jalur distribusi dari ODP menuju ONT. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan load balancing dengan metode Per Connection Classifier (PCC) serta failover berbasis Recursive Gateway pada jaringan mikro provider menggunakan dua link internet IndiBiz berkapasitas 200 Mbps dan 300 Mbps, dengan router MikroTik Cloud Hosted Router di atas hypervisor Proxmox VE. Metode penelitian yang digunakan adalah rekayasa jaringan dengan pendekatan implementatif-eksperimental melalui kerangka kerja PPDIOO (Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimize), diuji melalui enam skenario yang mencakup kondisi single WAN baseline, dual WAN dengan PCC aktif, simulasi failover, dan pemulihan. Hasil pengujian menunjukkan load balancing PCC mendistribusikan trafik dengan rasio aktual 2,00:2,99, mendekati target 2:3 dengan deviasi ±0,01, serta menghasilkan throughput agregat rata-rata 208,82 Mbps, latency 4,5 ms, jitter 1,4 ms, dan packet loss 0,7%, seluruhnya memenuhi standar ITU-T G.1010. Mekanisme failover Recursive Gateway mengalihkan koneksi secara otomatis dengan switching time ±15–18 detik dan recovery time ±17-23 detik tanpa memutus sesi PPPoE pelanggan aktif. Implementasi ini berhasil mengeliminasi Single Point of Failure serta meningkatkan kapasitas bandwidth agregat dari 200 Mbps menjadi 500 Mbps, dengan throughput rata-rata naik 121,2% dibandingkan kondisi single WAN.
References
Adjie, M., & Amanda. (2023). Implementasi Load Balancing dan Failover Dua Line ISP Serta Hotspot Server menggunakan Mikrotik RB951UI-2Hnd dengan Metode PCC. Jurnal Teknologi Jaringan, II(1), 1–7.
Azmi, K., Syamsul, & Razi, F. (2022). Studi Penggunaan Dua ISP dengan Load Balancing dan Failover untuk Meningkatkan Kinerja Jaringan Berbasis Router Mikrotik. Jurnal Tektro, 06(02), 176–183.
Fandith Fili, M. K., Putri Harjanti, R. L., Safitri, J., Anshori, & Firdaus, T. (2025). Pemanfaatan Jaringan Wisp Berbasis Router untuk Berbagi Akses Internet antar Rumah Warga. Jurnal Riset Teknik Komputer, 2(2), 82–91. https://doi.org/10.69714/fkssqc43
Irman, A., & Anton. (2024). Implementasi Load Balance MikroTik dual ISP dengan PCC dan Metode Failover pada PT. Wahana Ciptasinatria. Jurnal Teknologi Informasi, 10(1), 9–16. https://doi.org/10.52643/jti.v10i1.4318
Komala Sutra, M. T., Ruuhwan, & Rizal, R. (2023). Implementasi Load Balancing dan Failover to Device MikroTik Router menggunakan Metode ECMP. Jurnal Informatika, 2(2022), 81–86.
Mawali, A. I., & Tantoni, A. (2024). Implementasi Load Balancing dan Failover pada Jaringan Internet Hotel Puri Indah dengan Metode NTH. Jurnal Teknologi, 2(4).
Pakiding, R., Iswahyudi, C., & Yanwastika Ariyana, R. (2021). Simulasi Perbandingan Load Balancing dengan Metode PCC, ECMP, dan NTH menggunakan GNS3. Jurnal JARKOM, 09(01), 30–39.
Perdana, A., & Wibowo, A. (2022). Implementasi Load Balancing dan Link Redundancy Network dengan 2 ISP Menggunakan Routing di MikroTik Router. Jurnal Teknik Informatika. https://doi.org/https://doi.org/10.47637/sienna.v3i2.679
Praditya, M. F., Arifins, T. N., Nusantara, U. D., & Barat, J. (2025). Peningkatan Stabilitas Jaringan melalui Redundansi Dual ISP dengan Metode Load Balancing PCC dan Failover pada PT. XYZ. 11(2), 282–291.
Priandana, W. K., & Rohman, A. (2025). Implementasi Load Balancing dan Failover Recursive untuk Peningkatan Kinerja dan Keandalan Jaringan MikroTik di PT. Telkom Indonesia Witel Semarang. Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, 4(2), 47–51. https://doi.org/10.35473/jamastika.v4i2.4447
Rakhim, I. P., Hendratna, G., & Yakub. (2025). Penerapan dan Evaluasi Kinerja Load Balancing dan Failover PCC 3-Stream versus ECMP pada MikroTik RB450Gx4 dual-ISP. IKRAM: Jurnal Ilmu Komputer Al Muslim, 4(2), 149–156.
Ridobillah, R., Indrayana, D., & Frazna Az-Zahra, F. (2024). Analisis Perbandingan untuk Optimalisasi Jaringan Menggunakan Metode Queue Tree dan PCQ di ICT UMMI. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 8(5), 10147–10154. https://doi.org/10.36040/jati.v8i5.11021
Rudiharto, Y., & Bhakti, H. D. (2025). Implementasi Fail Over Recursive Gateway di Load Balance PCC Menggunakan MikroTik pada Jaringan Internet di SMAN 1 Cerme. Jurnal Teknologi Informasi, 6(1), 108–117.
Yuliadi, B., & Rasto. (2025). Implementasi dan Evaluasi Sistem Failover Otomatis Berbasis Netwatch pada Router MikroTik dual-ISP untuk Meningkatkan Ketersediaan Jaringan Apotek Farmaku. Jurnal Teknologi, 5(2), 168–187.
Yuliansyah, E., Saputra, S., & Ali, I. (2022). Implementasi Redundant Link untuk Meminimalisir Downtime dengan Metode Failover (Studi kasus: PT Kemuning Persada). Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia, 1(3), 230–240. https://doi.org/10.55606/jupikom.v1i3.575
