Kesesuaian Kualitas Air Tanah Irigasi dengan Komoditas Tanaman Pertanian pada Kabupaten Jombang
DOI:
https://doi.org/10.32764/epic.v8i3.1719Keywords:
air tanah, irigasi, kualitas air, tanaman pertanian, air tanah; irigasi; kualitas air; tanaman pertanianAbstract
Petani pengguna air tanah menanggung tingginya biaya operasional untuk mendapatkan air irigasi, sehingga diperlukan upaya peningkatkan keterjangkauan biaya melalui peningkatan pendapatan petani dari kesesuaian komoditas tanaman pertanian yang dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan nilai indeks kualitas air tanah, identifikasi karakteristik kimia air sebagai sumber irigasi, dan rekomendasi komoditas tanaman pertanian yang sesuai untuk dibudidayakan pada lahan pertanian. Penilaian kualitas air tanah menggunakan metode Irrigation Water Quality Index dan penentuan karakteristik kimia air tanah melalui metode Diagram Trilinier Piper. Penyesuaian jenis tanaman pertanian terhadap kualitas air dilakukan dengan menerapkan klasifikasi toleransi relatif tanaman terhadap garam dengan mempertimbangkan tanaman bernilai ekonomi tinggi serta tanaman yang umum dibudidayakan di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil analisis, menunjukkan bahwa nilai indeks kualitas air tanah untuk kebutuhan irigasi berada pada kisaran 77,36 hingga 80,03 yang termasuk dalam kategori pembatasan penggunaan air rendah. Sedangkan, untuk analisis karakteristik kimia air menunjukkan dominasi magnesium bikarbonat, dengan air tanah yang mengandung alkali tanah dan asam lemah. Kesesuaian jenis tanaman pertanian dengan kualitas air tanah menunjukkan bahwa jenis tanaman yang tergolong cukup sensitif hingga cukup toleran terhadap garam seperti kacang tanah, jagung, semangka, melon, cabai, terong, mentimun, dan kedelai edamame dapat direkomendasikan untuk dibudidayakan.
References
Al-Taha’at, E., & Elsharkawy, M. M. (2026). Tool for the Assessment of Irrigation Water Quality and Its Economic Impact on Crop Production: Jordan Valley Case Study. Sustainability, 18(4), 1837. https://doi.org/10.3390/su18041837
Amik, A. M., Soetopo, W., & Siswoyo, H. (2023). Penilaian Spasio-Temporal Kualitas Air Irigasi di Daerah Irigasi Kali Metro, Jawa Timur, Indonesia. Agro Bali: Agricultural Journal, 6(3), 690–699. https://doi.org/10.37637/ab.v6i3.1297
Ayers, R. S., & Westcot, D. W. (1994). Water Quality for Agriculture (FAO Irrigation and Drainage Paper No. 29). Rome: Food and Agriculture Organization.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang. (2021). Produksi Tanaman Sayuran Menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman di Kabupaten Jombang. Jawa Timur: Badan Pusat Statistik. https://jombangkab.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTIwIzI=/produksi-tanaman-sayuran-menurut-kecamatan-dan-jenis-tanaman-di-kabupaten-jombang.html
Badan Standardisasi Nasional. (2008). Air dan Air Limbah – Bagian 58: Metoda Pengambilan Contoh Air Tanah. SNI 6989.58:2008. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Batarseh et al. (2021). Assessment of groundwater quality for irrigation in the arid regions using irrigation water quality index (IWQI) and GIS-zoning maps: Case study from Abu Dhabi Emirate, UAE. Groundwater for Sustainable Development, 14. https://doi.org/10.1016/j.gsd.2021.100611
Haryono, E., Santoso, D., Sumarni, H., & Indrakusuma, H. I. (2009). Kriteria Pengembangan & Pengelolaan Irigasi Air Tanah. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Direktorat Irigasi.
Hussein et al. (2024). Groundwater quality assessment and irrigation water quality index prediction using machine learning algorithms. Water (Switzerland), 16(2). https://doi.org/10.3390/w16020264
Lesmana, A., Csssa, B. Y., Waliana, T. Y., & Iskandarsyah, M. (2021). Karakteristik Hidrokimia Air Tanah Pada Bagian Timur Cekungan Air Tanah Bandung – Soreang : Studi Kasus Sebagian Kecamatan Cicalengka Dan Kecamatan Cimanggung, Provinsi Jawa Barat. Padjadjaran Geoscience Journal, 5(6). https://jurnal.unpad.ac.id/geoscience/article/viewFile/38382/17173
Meireles et al. (2010). A New Proposal of the Classification of Irrigation Water. Revista Ciência Agronômica, 41(3), 349–357. https://doi.org/10.1590/S1806-66902010000300005
Razi, M. H., Wilopo, W., & Putra, D. P. E. (2024). Hydrogeochemical evolution and water–rock interaction processes in the multilayer volcanic aquifer of Yogyakarta–Sleman Groundwater Basin, Indonesia. Environmental Earth Sciences, 83(6), 1–17. https://doi.org/10.1007/s12665-024-11477-6
Siswoyo, H., Agung, I. G. A. M. S., Swantara, I. M. D., & Sumiyati. (2016). Determination of groundwater quality index for irrigation and its suitability for agricultural crops in Jombang Regency, East Java, Indonesia. International Journal of Agronomy and Agricultural Research (IJAAR), 9(5), 62–67. https://www.innspub.net/wp-content/uploads/2022/11/IJAAR-V9-No5-p62-67.pdf
Siswoyo, H., Juwono, P. T., & Taufiq, M. (2020). Model Indeks Kualitas Air Tanah sebagai Dasar Penentuan Alternatif Jenis Tanaman Pertanian pada Lahan Irigasi Air Tanah di Kabupaten Mojokerto. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 3(1), 109–115. https://doi.org/10.14710/jwl.8.1.1-14
Siswoyo, H., Bisri, M., Taufiq, M., & Pranantya, V. (2020). Kesesuaian jenis tanaman pertanian dengan kualitas air irigasi dari beberapa mata air karst di Kabupaten Tuban. Rekayasa, 13(3), 246–253. https://doi.org/10.21107/rekayasa.v13i3.7213
Suharyadi. (1984). Geohidrologi (Ilmu Air tanah). Yogyakarta: Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 17. (2019). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air. JDIH BPK RI Database Peraturan, 011594, 50. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/122742/uu-no-17-tahun-2019
Walton, W. C. (1970). Groundwater Resource Evaluation. New York: McGraw-Hill Book. https://archive.org/details/groundwaterresou0000walt/mode/1up
Wonatorey, M. S. M., Hari Siswoyo, & Linda Prasetyorini. (2024). Potensi Bahaya Salinitas Dan Bahaya Alkalinitas Air Irigasi Di Daerah Irigasi Mondoroko. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 4(1), 1160–1168. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.098
